Kamis, 23 November 2023

Intip Duo Kamera Aksi Pesaing GoPro

 Di era digital ini semua kejadian di minta untuk kita abadikan seperti peralatan digital pun kita harus siap,sementara itu pabrikan smart phone pada bersaing dengan kualitas kamera yang bagus berbeda dengan pabrikan kamera Insta360 pekan ini akan  memperkenalkan produk baru berupa dua kamera aksi bernama Ace dan Ace Pro. Duo action cam tersebut berbentuk mirip produk serupa dari GoPro, degan bodi kotak dan lensa yang termuat dalam cover berbentuk persegi.

Bedanya, alih-alih layar LCD warna kedua di bagian depan seperti lini GoPro Hero, Insta360 Ace dan AcePro memiliki flip screen yang bisa ditekuk ke atas hingga menghadap ke depan. Layar sentuh berukuran sebesar 2,4 inci itu sekaligus menjadi poin kelebihan Ace dan AcePro dibanding GoPro Hero yang menjadi rivalnya. Proses framing menjadi lebih gampang dengan layar yang lebih lebar, ketika low-angle maupun vlogging, meski engsel putarnya menambah titik yang berisiko mengalami kerusakan.




Fitur andalan lainnya dari Insta360 Ace dan Ace Pro adalah chip AI yang menjalankan sejumlah fungsi kecerdasan buatan seperti real-time noise reduction untuk meningkatkan kualitas gambar di malam hari. Ada juga fitur AI Highlight Assistant untuk memilih dan memasukkan adegan-adegan aksi dengan cepat saat editing, serta AI Warp yang bisa menambah efek video lewat prompt custom maupun preset. Sebagaimana dihimpun dari The Verge, Rabu (22/11/2023), Insta360 pun berjanji bakal menambah fitur-fitur berbasis AI di kemudian waktu. Spesifikasi serta harga Insta360 Ace dan Ace Pro di Indonesia

Di luar kesamaan fitur-fitur seperti tersebut di atas, Insta360 Ace dan Ace Pro memiliki perbedaan dalam hal spesifikasi. Banderolnya tentu juga berbeda. Insta360 Ace Pro merupakan model yang posisinya lebih tinggi. Kamera aksi ini dibekali sensor 48 MP 1/1,3 inci, dipadu lensa ultra wide Leica Summarit 16 mm f/2.6. Sensor gambarnya yang berukuran besar untuk kamera aksi diklaim membuat Ace Pro mampu menghasilkan gambar yang jernih di segala kondisi, termasuk malam hari. Untuk memperluas dynamic range di kondisi siang hari dengan kontras tinggi, Ace Pro turut dibekali fasilitas perekaman video dengan Active HDR. Ace Pro sanggup merekam video hingga resolusi 8K 24 fps, 4K 120 fps, atau 1080p 240 fps, selain menjepret foto dengan resolusi 48 MP.

Sementara itu, Insta 360 Ace memiliki ukuran sensor lebih kecil, yakni 1/2 inci (48 MP) dengan lensa ultra wide 16 mm f/2.4. Perekaman video juga bisa dilakukan dengan resolusi 4K 120 fps, atau 1080p 240 fps, tapi angka maksimalnya adalah 6K 30 fps.

Kedua kamera sama-sama dibekali baterai yang diklaim memiliki daya tahan hingga 100 menit saat merekam video 4K 30 fps, berikut fitur fast charging via konektor USB C. Baik Insta360 Ace maupun Ace Pro sama-sama memiliki ketahanan air hingga 10 meter (60 meter dengan dive case), serta tahan beku mulai suhu -20 hingga 40 derajat Celsius. Fitur-fitur lain dari duo kamera aksi ini mencakup Wi-Fi, Bluetooth LE 5.2, gyroscope 6-axis untuk fitur stabilisasi, 3 buah mikrofon internal, dan slot microSD hingga 1 TB. Informasi selengkapnya mengenai spesifikasi Ace dan Ace Pro dapat dilihat di situs Insta360.

Insa360 Ace dan Ace Pro sudah bisa dipesan lewat pre-order di toko-toko di markeplace Indonesia lewat distributor resminya. Harganya adalah Rp 7,8 juta untuk Ace Pro dan Rp 6,4 juta untuk Ace. Pengiriman produk dijadwalkan pada 28 November 2023.

Bagaimana sudah menyisihkan budget untuk ganti Gear pervlogan?


Akhirnya setelah 47 hari Berperang Gencatan Senjata Empat Hari di Gaza


 

Rezim Zionis Israel dan Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Gencatan senjata antara Israel dan Hamas akan diberlangsung selama empat hari. Berdasarkan kesepakatan ini, 50 tawanan Israel akan ditukar dengan 150 tawanan Palestina. Selain itu, Israel juga akan mengijinkan masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Gencatan senjata ini diraih melalui mediasi Qatar dan persetujuan Amerika Serikat. Oleh karena itu, alasan pertama dari tercapainya kesepakatan gencatan senjata adalah AS. Amerika sebelumnya tercatat sebagai penentang gencatan senjata, dan menyebut gencatan senjata menguntungkan Hamas.

Faktor lain yang berpengaruh dalam gencatan senjata adalah kegagalan Israel dalam meraih tujuan militernya terhadap Gaza dan Hamas. Kabinet Netanyahu secara khusus gagal menemukan tawanan Zionis yang berada di tangan Hamas dan membebaskannya. Sementara itu, Israel dengan membabi buta membombardir rumah sakit dan sekolah-sekolah di Gaza, termasuk yang berada di bawah pengawasan PBB, karena mengklaim bahwa tawanan Zionis berada di bawah sekolah dan rumah sakit. Seiring dengan gagalnya Israel membebaskan tawanan Zionis, dalam satu pekan lalu terjadi aksi demo besar-besaran di wilayah Palestina pendudukan (Israel), dan warga Zionis menuntut dihentikannya perang dan pembebasan para tawanan.


Faktor lain adalah represi opini publik di tingkat global. Aksi protes dan demo di seluruh dunia mengecam genosida di Gaza oleh Israel meningkat drastis. Selain itu, para demonstran juga mengutuk dukungan Amerika terhadap kejahatan rezim Zionis. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah Amerika yang di dalam negeri mendapat tekanan keras dari opini publik, mulai menekan pemerintah Benjamin Netanyahu untuk menerima gencatan senjata.


Hal yang penting adalah bahwa gencatan senjata yang diumumkan di Gaza berarti kegagalan rezim untuk mencapai tujuan yang dinyatakan di Gaza. Setelah 47 hari melakukan pemboman habis-habisan terhadap rakyat Gaza, rezim tersebut terpaksa tunduk pada persyaratan Hamas tanpa berhasil menghancurkan muqawama dan tanpa mendapatkan satu pun tahanan Zionis. Menghentikan serangan terhadap Gaza dan melepaskan 150 perempuan dan anak-anak Palestina pada tahap ini berarti menerapkan persyaratan Hamas pada rezim tersebut.

Rezim Zionis, yang gagal membebaskan tawanannya dalam 47 hari terakhir, hanya setuju untuk melakukan gencatan senjata dengan imbalan pembebasan 50 tahanan untuk setidaknya mengurangi tekanan opini publik di wilayah pendudukan. Padahal, 200 tahanan Zionis masih berada di tangan Hamas, dan di masa depan Hamas dapat menggunakan tahanan Zionis tersebut sebagai kartu as.

Fakta bahwa menerima gencatan senjata tanpa mencapai tujuan militer yang ditetapkan merupakan kegagalan lain bagi rezim Zionis, bahkan membuat menteri kabinet pun mengakui kegagalan tersebut. Itamar Ben Gvir, Menteri Keamanan Internal rezim Zionis, dengan menyatakan ketidakpuasannya terhadap gencatan senjata, mengatakan bahwa kita menyaksikan perpecahan sekali lagi. Pemerintah Israel sekali lagi melakukan kesalahan yang sangat besar. Kesepakatan pertukaran tawanan adalah bencana dan tanda kebodohan kabinet perang.


Sumber : IRNA


Rabu, 22 November 2023

Benjamin Netanyahu Buka Suara soal Deal Hamas-Israel

Belakangan ini konflik israel dan palestina makin memanas seperti di kutip dari The Guardian Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu buka suara atas potensi kesepakatan (deal) antara Israel dan Hamas. Sebelumnya Qatar memediasi kedua pihak yang berkonflik, di mana Hamas akan membebaskan sandera dan Israel harus menghentikan serangan ke Gaza, Palestina.


Hamas menyandera 240 warga Israel dalam serangan 7 Oktober. Gaza sendiri telah dibombardir pasukan Tel Aviv sejak itu, di mana 13.300 orang lebih tewas, dengan dominasi anak-anak dan wanita.

Mengutip The Guardian, Rabu (22/11/2023) pagi, saat ini pemerintah Israel tengah melakukan rapat kabinet untuk membahas deal tersebut. Namun, Netanyahu dalam pidatonya menegaskan meski deal terjadi, perang akan terus berlanjut.

Israel, kata dia, akan melanjutkan perangnya melawan Hamas. Bahkan jika gencatan senjata sementara dicapai untuk membebaskan sandera.

"Kami sedang berperang, dan kami akan melanjutkan perang," katanya juga dimuat media Amerika Serikat (AS), Associated Press (AP).

"Kami akan melanjutkannya sampai kami mencapai semua tujuan kami," tambahnya.

Laporan sama juga dijelaskan Al-Jazeera. Netanyahu menegaskan akan menghancurkan Hamas.

"Ada pembicaraan yang tidak masuk akal di luar sana bahwa setelah mengembalikan korban penculikan, kami akan menghentikan perang," kata Netanyahu lagi.

"Jadi saya ingin mengklarifikasi: Kita sedang berperang, kita akan terus berperang, kita akan terus berperang sampai kita mencapai semua tujuan kita. Kami akan menghancurkan Hamas, kami akan mengembalikan semua korban penculikan dan orang hilang dan kami akan memastikan bahwa di Gaza, tidak akan ada pihak yang menjadi ancaman bagi Israel," jelasnya.

Meski belum pasti, deal antara Hamas dan Israel kemungkinan akan membebaskan sekitar 50 tawanan Israel- wanita dan anak-anak- dalam jangka waktu lima hari. Sekitar 140 tahanan Palestina- wanita dan anak-anak- juga diperkirakan akan dibebaskan dalam beberapa hari.

Namun, sumber-sumber politik mengatakan kepada Channel 13 Israel mengatakan selama fase itu, pengungsi Palestina di Gaza tidak akan bisa kembali ke utara untuk memeriksa rumah mereka. Situasi dilaporkan masih berbahaya.

Sementara itu, Qatar menyebut masih terus menunggu Israel. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid al-Ansari mengatakan proposal gencatan senjata memang telah diberikan sejak Selasa dini hari.

Kata Petinggi Hamas

Hamas juga memberikan konfirmasi soal kemungkinan deal dengan Israel. Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh menegaskan kesepakatan sudah di dekan mata, kemarin.

"Kami hampir mencapai kesepakatan mengenai gencatan senjata," kata Haniyeh, menurut pernyataan yang dikirim oleh kantornya kepada AFP.

Namun sayangnya tak ada detil yang disampaikan. Meski begitu, sebelumnya sejumlah pejabat Hamas mengatakan Israel kerap mempersulit pembicaraan.

"Kami beberapa kali nyaris dan mereka merusak keseluruhan proses," kata juru bicara Osama Hamdan.

"Gencatan senjata harus diimplementasikan sepenuhnya agar kesepakatan yang disepakati dapat disepakati," tegas salah satu pejabat lain Zaher Jabareen.

Selasa, 21 November 2023

Orang RI Belum Minat Beli Dolar AS Rupiah Jadi Menguat

 


Belakangan ini Tren penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat belum berdampak pada antusiasme masyarakat untuk membeli mata uang negara Paman Sam tersebut. Dua money changer atau jasa penukaran uang asing di kawasan Jakarta Selatan nampak sepi ketika CNBC Indonesia menyambangi kedua lokasi itu pada Selasa pagi (21/11/2023).

Salah satu yang disambangi oleh CNBC Indonesia adalah Dewata Inter Money Changer di Jalan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Jasa penukaran uang yang berada di Lantai 2, Gedung Ayam Bulungan itu nampak sepi ketika dikunjungi sekitar pukul 10.30 WIB. Selama hampir 20 menit berada di sana, hanya ada satu orang pelanggan yang menukarkan uangnya.

Staf penjualan Dewata Inter, Alinda mengakui belakangan ini transaksi cenderung turun seiring dengan penguatan rupiah terhadap dolar. "Cenderung turun, setiap harinya pasti ada turunnya walau sedikit-sedikit," kata Alinda ditemui di tempat kerjanya.

Alinda berkata kondisi tersebut berbanding terbalik ketika dolar hampir menyentuh Rp 16 ribu pada Oktober lalu. Dia mengatakan transaksi jual atau beli justru naik signifikan ketika harga dolar sedang kuat-kuatnya pada saat itu.

Setelah tren penguatan dolar itu berhenti, transaksi justru menurun. "Berapa persen? Ya 50% ada," kata dia.

Di money changer DolarAsia yang berlokasi di Jalan Melawai Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kondisinya relatif lebih ramai. Saat CNBC Indonesia menyambangi ruko tersebut selama 60 menit, ada sekitar 5 pelanggan yang bertransaksi mata uang asing.

Staf DolarAsia Hardi mengatakan jumlah pengunjung itu belum seberapa dibandingkan pada saat dolar hampir menyentuh Rp 16 ribu. Dia mengatakan saat itu melayani hampir 50 pelanggan setiap harinya dengan transaksi beragam mulai dari ratusan dolar hingga US$ 20 ribu. "Nah saat itu baru banyak yang jual," kata Hardi.


Salah satu pelanggan bernama May mengaku hendak menukarkan rupiah ke mata uang dong Vietnam. Perempuan yang berprofesi sebagai dosen itu, mengaku memerlukan dong karena akan berkunjung ke Vietnam untuk jalan-jalan.

Untuk dolar sendiri, dia bercerita sempat membeli dolar pada Maret 2023. Saat itu, harga dolar mendekati Rp 15.000 dan turun ke level Rp 14.900-an di awal April 2023. May mengaku belum tergiur untuk kembali membeli dolar untuk harga yang sekarang. "Dulu saya waktu Maret pernah beli, sekarang masih banyak dolar saya," kata dia bercanda.

Ayu, pegawai swasta yang kerap menyisihkan uangnya untuk berinvestasi dolar mengaku juga belum kepincut untuk kembali mengoleksi mata uang AS itu. Dia mengatakan akan menunggu hingga harganya di bawah Rp 15 ribu. "Semisal Rp 15 ribu, pas kali ya beli," kata dia.

Sebagaimana diketahui, Rupiah dibuka kembali menguat pada perdagangan hari ini. Dilansir dari Refinitiv, rupiah ada di posisi Rp15.410/US$ atau terapresiasi 0,19% pada pukul 09:14 WIB. Penguatan ini memperpanjang tren positif rupiah yang juga menguat pada perdagangan Senin (20/11/2023) di mana mata uang Garuda menguat 0,32% dan merupakan posisi terkuat sejak 25 September 2023. Penguatan ini juga melanjutkan kenaikan di hari sebelumnya yang juga terapresiasi sebesar 0,32%


Sumber : CNBC


Ads 970x90